Showing posts with label adulthood. Show all posts
Showing posts with label adulthood. Show all posts

Monday, 6 November 2017

Perihal Berteman, Menemukan Teman, dan Menjaga Pertemanan

source: unsplash
“Nis, kayanya aku nggak nemu temen yang bisa ngerti aku kaya kalian dulu, deh.”
– Seorang teman, dalam percakapan melalui telepon.
Percakapan itu terjadi sekitar dua Minggu yang lalu. Percakapan yang tidak rutin terjadi antara aku sama temen deketku dari jaman SMA. By the way, temanku ini perempuan, ya. Hehe.

Seberapa sering sih punya pikiran kalau makin lama makin sulit buat dapetin temen yang beneran temen? Hahaha. Maksudku, semacam sahabat gitu buat berbagi pikiran dan perasaan, yang bisa memahami kita dan bikin kita bisa jadi diri sendiri.

Pertanyaan yang terbesit di pikiranku waktu temenku bilang gitu adalah:
“Sebenarnya yang susah itu cari orangnya, atau kita sendiri yang nggak cukup terbuka sama temen-temen baru kita?”

Sunday, 8 May 2016

Pink and Fuchsia: #88LoveLife volume 2!

"Dear God, 
Thank you for creating another magical piece known as a "cry". The feeling of seeing someone cry warms my heart, because it simply shows how fragile and connected we all are. And, the feeling when I myself cry, it brings relief and appreciation to life." 
 #88LoveLife volume 2 


Pernahkah kamu merasa begitu lelah dan ingin menyerah saja?
Aku sedang mengalaminya saat menulis ini.

Thursday, 19 February 2015

Book review: Finchickup!

“Pertanyaan tentang investasi selalu sama: kapan kita harus mulai berinvestasi? 
Jawabannya pun selalu serupa: SECEPATNYA!”
– halaman 204

Pernah ngalamin kehabisan uang di tengah bulan?

Aku sering banget! Hahahaha.

Sebagai mahasiswa yang…ehem, masih dikasih uang dari orang tua, aku termasuk orang yang super-duper-boros. Paling banyak sih, habis di makan, hehe. Banyak kok yang udah ngomelin dan kasih “nasihat sok bijak” buat aku. Tapiiii… semua nasihat mereka berakhir di telinga tanpa aku lakuin. Bukan berarti aku nggak peduli, aku sadar diri kok. Pelan-pelan belajar lebih bijaksana ngatur keuangan. Bener-bener nggak gampang karena aku terbiasa ngeluarin uang buat beli hal-hal remeh tanpa pikir panjang.

Dan pada suatu hari, beberapa bulan yang lalu, aku lihat satu buku yang menarik. Sayangnya, waktu itu nggak ada uang dan belum ngerasa butuh banget, jadi aku nggak beli langsung. Bulan-bulan berikutnya, aku makin nyadar kalo aku butuh satu “panduan” yang pasti buat ngatur keuangan, seenggaknya, biar aku bisa lebih membuka mata dan pikiran tentang keuangan. Jadilah, bulan ini aku beli buku ini… jeng-jeng-jeng!

Tuesday, 10 February 2015

Persona

I’d just slapped. Not literally, hahaha.

Yesterday was a sunny afternoon – after raining for several days – when I met my high-school best friend. It was a simple conversation, very simple but for me, it makes me think more. About me and this blog, my writings.
“You have changed or just growing up? I don’t know.
I thought, there’s something different about your posts (on blog). I just thought that there’s something you hide between your words. Do you make some boundaries?
What I know is that I was bored with your last writings."
Definitely, she said something which I’d questioned to my self recently. She found it. She showed me the wrong part.
Though what she said isn’t 100% true.

Wednesday, 21 January 2015

what you need to know when you are 20 year old.

Sketched by Nisrina.
What is your definition about “being productive”?
Some people might say: doing something that earn some money.
Or doing some projects.
Or creating something new.
Or…. Anything else?
This question leads me to write this post.
*

I never thought that being 20 year-old would be much complicated. 

You are no longer an adolescent. But then, it feels weird to call yourself as an adult because you are too young too be in this category. You still have to do your tasks and roles as an adolescent, plus, your new tasks and roles as an early adult. 

Enough? Not yet. 

These new tasks and new roles in society would successfully create a conflict within yourself.