Showing posts with label women. Show all posts
Showing posts with label women. Show all posts

Sunday, 24 April 2016

How to be #GirlBoss with Sophia Amoruso


“Kenali mimpimu, kerahkan seluruh kemampuan yang kamu punya untuk mencapainya.”
– Sophia Amoruso.

Sebelum memulai review panjang-lebar, saya ingin mengucapkan: Alhamdulillaaaaaaaaaaaaah, akhirnya bisa baca buku juga!

Untuk orang yang pemalas seperti saya, apalagi kalau sedang kelelahan, ini adalah sebuah prestasi.

Anyway, terimakasih Papa sudah mengajak pergi ke toko buku. Lagi-lagi, tiap beli buku bagus, pasti sama Papa. Hihihihi, beneran deh beliau berjasa banget buat kebiasaan membaca saya dari kecil sampai sekarang :’)

#GirlBoss di Indonesia sebenarnya sudah mulai populer dari tahun lalu, tapi saya baru berhasil membacanya (setelah dibelikan) di tahun 2016 ini.

Wednesday, 8 April 2015

Book Review + GIVEAWAY: Tentang Kita

“Kalau saja dia hidup, sudah sebesar apa ya sekarang? 
Pasti lucu. Sudah sekolah, harusnya.”
– Tentang Kita (halaman 66).

*

Membaca novel atau cerpen seringkali membuat kita terbuai dalam “dunia baru”. Hingga kadang, kita frustasi karena dunia yang sebenarnya tak seindah, sebahagia, dan semenarik dunia dalam kisah-kisah fiksi. 
Pernah merasa begitu?
Saya… eeem… agak sering. Hahahaha.
Tapi hal semacam itu tidak akan kamu temukan dalam untuk buku ini: Tentang Kita.
*

Saturday, 14 March 2015

Perempuan itu, Kamu.

Semua perempuan cantik. Saya percaya itu,
       dan akan selalu percaya.


Masalah warna kulit, ukuran tubuh, wajah, dan hal-hal berbau fisik lainnya adalah masalah yang tidak sepantasnya diperdebatkan. Sama halnya ketika ada seseorang yang mengatakan “Dia cantik”, dan “Kamu nggak cantik” (bagian ini sepertinya jarang didengar secara langsung, haha).

Definisi cantik menurut saya?

“Seseorang yang percaya diri, mampu menerima keadaan dirinya sendiri, berwawasan luas, memiliki kebaikan hati, dan tidak pernah lelah untuk menebarkan kebaikan dan kebermanfaatannya untuk siapapun di dunia ini.”

Tidak ada fisik, tidak ada hal-hal lain selain fitrahnya sebagai perempuan, sebagai manusia, sebagai makhluk ciptaan-Nya.
Namun apalah arti cantik jika tidak diikuti dengan hal-hal positif yang dilakukan untuk bisa mengembangkan dirinya sendiri?

Thursday, 19 February 2015

Book review: Finchickup!

“Pertanyaan tentang investasi selalu sama: kapan kita harus mulai berinvestasi? 
Jawabannya pun selalu serupa: SECEPATNYA!”
– halaman 204

Pernah ngalamin kehabisan uang di tengah bulan?

Aku sering banget! Hahahaha.

Sebagai mahasiswa yang…ehem, masih dikasih uang dari orang tua, aku termasuk orang yang super-duper-boros. Paling banyak sih, habis di makan, hehe. Banyak kok yang udah ngomelin dan kasih “nasihat sok bijak” buat aku. Tapiiii… semua nasihat mereka berakhir di telinga tanpa aku lakuin. Bukan berarti aku nggak peduli, aku sadar diri kok. Pelan-pelan belajar lebih bijaksana ngatur keuangan. Bener-bener nggak gampang karena aku terbiasa ngeluarin uang buat beli hal-hal remeh tanpa pikir panjang.

Dan pada suatu hari, beberapa bulan yang lalu, aku lihat satu buku yang menarik. Sayangnya, waktu itu nggak ada uang dan belum ngerasa butuh banget, jadi aku nggak beli langsung. Bulan-bulan berikutnya, aku makin nyadar kalo aku butuh satu “panduan” yang pasti buat ngatur keuangan, seenggaknya, biar aku bisa lebih membuka mata dan pikiran tentang keuangan. Jadilah, bulan ini aku beli buku ini… jeng-jeng-jeng!

Wednesday, 4 February 2015

Book Review: Lean In


This cover is taken from Goodreads




“A feminist is someone who believes in social, political, and economic equality of the sexes.”

– Sheryl Sandberg, Lean In, page 159.

Pertama, saya ingin berterima kasih pada sepupu saya tercinta yang sudah dengan baik hati menyodorkan buku ini pada saya. Iya, ini buku pinjaman, hahaha, kalau saya pribadi, jujur masih berpikir dua kali untuk membeli buku non-fiksi setebal 200 halaman dan berbahasa Inggis. Bukan bermaksud pamer, tapi saya benar-benar salut pada diri saya karena ini adalah “buku tebal non-fiksi berbahasa Inggris” yang pertama kali saya baca sampai selesai selama kurang dari seminggu. Hahahahaha :”) Yeaaah, I’m totally feel so proud with myself.

Okay, then. Back to the book itself.
*