![]() |
| credits: unsplash |
“Apa? Belum makan roti bakar belakang Dunkin?”
“Gampang banget itu sih. Bukan.”
“Hmmm.. Belum makan Mie ayam Tumini?”
“Bukan juga.”
“Terus apa?”
“Aku kangen baca tulisanmu.”
“Kita tidak bisa menghindari luka, karena luka selalu ada. Tapi dari luka-lah kita dapat belajar menjadi seorang yang lebih kuat.”Terkadang, mempelajari Psikologi dan dinamika orang lain membuat seseorang bisa menjadi terlalu peduli dengan orang lain.
– Seorang dosen dalam kelas Psikologi Positif.