Showing posts with label here and now. Show all posts
Showing posts with label here and now. Show all posts

Sunday, 10 September 2017

Mengurai Kenangan, Memanggil Kembali Ingatan



I know I am loved. I am surrounded with love, because I feel so.”

Ingatan adalah dua sisi mata uang.

Kadang kita ingin menjaganya baik-baik, tak jarang juga kita ingin membuangnya lekas-lekas. Sayangnya, kita tidak bisa memilih ingatan mana yang menetap, mana yang lamat-lamat hilang menguap.

Jangan pikir ketika kita tidak mengingat apa-apa tentang satu hal, itu artinya kita telah benar-benar melupakannya. Barangkali ingatan itu justru berada dalam tempat penyimpanan yang lebih permanen: di bawah kesadaran kita.

Monday, 8 May 2017

Kapan Terakhir Kali Kamu Merasa Kesepian?

Kapan terakhir kali kamu merasa kesepian?
*
Hari ini aku berencana untuk membeli satu barang dan berharap ada teman yang bisa menemani. Sampai beberapa jam aku berusaha menghubungi satu per satu teman, nggak ada seorang pun yang punya waktu luang. Ya aku tahu, rencanaku ini benar-benar mendadak. 

Tuesday, 8 December 2015

A step you can't take back

In the mood of writing a blogpost. 
Big thanks for the afternoon heavy rain since it could bring my mood to write a yellow-mellow-thingy back. Alhamdulillah. Yay.
Well.....

 Hello December!

2015 almost over and seems like everyone start to look back their paths this whole year. Revisiting and memorizing the to-do list and targets on 2015. Me do the same.

Sunday, 15 November 2015

Aleph: Memahami Waktu untuk Menemukan Diri Sendiri

Kita adalah orang yang sesuai dengan keputusan kita sendiri. Memang mudah saja menyalahkan orang lain. Kau bisa menghabiskan seluruh hidupmu menyalahkan dunia, namun kesuksesan atau kegagalanmu sepenuhnya tergantung pada tanggung jawabmu sendiri.
– halaman 139
Mindfulness. Living here and now.
Sebuah konsep yang pernah saya pelajari di kelas semester lalu. 

Bukunya nyangkut di pohon, Nis?
Jujur, ini adalah postingan yang paling sulit untuk ditulis. Kenapa? Karena bagi saya, buku ini tidak sesimpel seperti buku pada umumnya. Yang dengan mudah dapat saya temukan poin utama bahasannya. Saya merasa kesulitan mencari titik utamanya, bukan karena tidak ada, tapi terlalu banyak.

Wednesday, 17 June 2015

That Baper* Moment.....


Masa kanak-kanak adalah fase terbaik dalam hidup yang pernah ada.
Bukan tentang aktifitas selalu bermain tanpa peduli ini-itu. Tapi lebih pada sederhananya hal-hal kecil yang membuatmu bahagia (juga bersedih). Seperti misalnya, merindukan momen-momen tertentu. Semua yang kamu rindukan jauh lebih sedikit. Lebih sederhana.

Saturday, 21 March 2015

Trusting your feeling.

It is okay to be sad, happy, angry, scared, worried, doubtful, guilty, disappointed, hate and other emotion. Even, it is okay to be confused with what you felt. You are a human, so it is natural to have emotions (positive and negative). 
The point is not about eliminating them. It is about realizing and accepting them. Yes, just realize and release everything that hold you back. 
Try to recognize and remember the reason behind your emotion. Forgive yourself, forgive your past. Make them your best teacher in life. 
If you can’t do this alone, it is okay to ask people for help. Since the mind is the key of our life, it is important to keep ours positive and “healthy”. 
Because being healthy is not just about the body, but also about mind itself.”
– Lesson learned I got from the Basic Individual Intervention class: Humanistic perspective.


Hugs and kisses,
Nisrina.